Jumat, 30 Desember 2011

Betapa Indahnya Bersyukur

Apa yang sebenarnya paling kita inginkan di dunia ini? Kehidupan yang layak? Keluarga yang bahagia? Kebutuhan tercukupi? Ya, banyak sekali hal yang ingin kita miliki di dunia ini.  Terkadang, semua keinginan itulah yang membuat kita lupa, membuat kita selalu tidak puas.  Segala cara kita lakukan demi mendapatkan apa yang kita mau, meskipun terkadang apa yang kita mau itu tidak kita butuhkan.  Eksistensi, gaya hidup, popularitas, mungkin hal-hal tersebut juga yang menjadi faktor pendorong bagi banyak orang untuk sebisa mungkin meraih apa yang disebut dengan ‘kegelimpahan’.
                Padahal jika kita bisa bersikap dan berpikir lebih bijaksana, kita akan menyadari bahwa pada saat-saat yang membuat kita ‘buta’ itulah sebenarnya kita sedang diuji.  Ya, Tuhan sedang menguji kita, apakah kita sudah memiliki sikap dan pikiran sejatinya manusia atau belum.  Kita tahu manusia adalah makhluk Tuhan paling sempurna, karena manusia tidak hanya memiliki nafsu, namun juga pikiran untuk mengendalikannya.  Dan menurut saya, sehubungan dengan statement tersebut, sejatinya manusia adalah mereka yang mampu menggunakan pikirannya untuk mengendalikan nafsu sehingga dapat bijaksana dalam bersikap, setuju?
                Tapi jika kita masih selalu tidak puas terhadap apa yang kita miliki hingga membuat kita rela melakukan apapun, baik ataupun buruk, demi memuaskan batin kita yang, secara manusiawi, tidak pernah puas tersebut, apakah kita masih layak menerima ‘predikat’ manusia sejati? Coba pikir lagi, dan mulailah evaluasi diri.

                Bagi saya, hal paling awal yang harus kita lakukan untuk dapat menjadi manusia sejati tersebut adalah… bersyukur. Ya, bersyukur adalah hal dasar yang sangat penting kita lakukan, namun lebih sering kita lupakan.  Perasaan seperti ketidakpuasan atau iri terhadap kenikmatan orang lain adalah hal-hal yang sangat manusiawi dan lumrah kita rasakan, namun pada saat itulah kita harus melibatkan kebijaksanaan dalam pikiran kita.  Coba kita mulai mengubah perasaan-perasaan yang mampu menimbulkan penyakit hati itu menjadi rasa syukur.  Cobalah untuk menyadari apa yang telah Tuhan berikan pada kita.  Jika hal tersebut kita lakukan dan telah kita sadari, saya yakin, kalian akan takjub terhadap apa yang, ternyata, telah Tuhan berikan kepada kita.
                Ketika kita mulai dapat belajar untuk pandai bersyukur, kita akan mulai dapat lebih mencintai hidup kita, karena ada kepuasan batin yang kita rasakan.  Kita akan menyadari betapa beruntungnya kita atas apa yang telah diberikan Tuhan.  Kita juga dapat lebih bijak dalam memandang orang lain yang lebih beruntung sebagai motivasi untuk semakin maju dan semakin maju, bukan sebagai pemicu munculnya iri hati.  Dan yang lebih baik lagi, kita juga akan dapat melihat bahwa masih banyak orang, yang memiliki kehidupan tidak seberuntung kita, yang layak kita ajak berbagi.  Dengan begitu, sekeping keberuntungan yang kita miliki bisa bermanfaat untuk orang lain.  Nah, dari semua itu kita bisa melihat, bukan, bahwa bersyukur itu mudah dan bersyukur itu dapat menghasilkan sesuatu yang indah bagi diri kita dan orang lain.

Senin, 26 Desember 2011

The Distance

A distance, how do you define a distance?
For me, a distance is like an evil thing
Yeah, a distance makes something looks like so far away
A distance makes something can’t be united
A distance…
Create sadness
Sometimes…
A distance becomes like a barrier
Because of the distance
Togetherness can’t be reached
Because of the distance
Longing can’t be recovered
A distance…
Makes everything feels so empty

riskapratiwi - 261211

Sabtu, 10 Desember 2011

Miss Lucy

You smile, you laugh
Make everything feels right
You’re happy, you’re powerful
Make nothing’s seems wrong

You know, you’ve given us your power
You know, you’ve made us feel so great
Yes, that’s you are…..
A woman who’s inspiring us

But everything’s different
When that day came
The day when you were falling your tears
The day when you made us know the other side of you
The day when you looked like so fragile
You know, ma’am, it really made our heart sad

I know it’s hard
I know it also makes you sad, of course
But, do you know ma’am?
You still have your life
You still have your beautiful life
You just can’t see it now
‘cause God don’t show it yet
You just have to be faithful
That God will show it in the right time
Maybe sometimes you feel sad, or even, angry
But do you know ma’am?
How big God’s love is to you!
If God don’t love you, God will never let you feel all of these
If God don’t love you, God will never give you a chance to be a struggle woman like this

So, I beg you, ma’am
Be strong! Be a woman that I know
A woman who makes others smile
A woman who makes others powerful
A woman who makes others inspired
‘cause that’s you are ma’am!
You’re that woman!!!

riskapratiwi - 081211